Pilketos SMKN Kebasen Banyumas, Wujud Demokrasi Generasi Milenial

Pilketos SMKN Kebasen Banyumas, Wujud Demokrasi Generasi Milenial

Ratusan siswa SMK N Kebasen, Banyumas, belajar tata cara pemilihan langsung dalam pemilihan ketua OSIS (Pilketos) periode 2019/2020.

Kegiatan dimulai sehari sebelumnya, dengan sidang pleno yg dilaksanakan oleh MPK (Musyawarah Perwakilan Kelas) yang berjumlah 60 orang.

MPK berasal dari perwakilan kelas masing-masing 2 orang dari 30 kelas dalam sidangnya menghasilkan 3 kandidat ketua OSIS.

Dalam sidang tersebut menghasilkan tiga kandidat yang berhak mengikuti pemilihan ketua OSIS.

Nomor urut 1 Sri Intan Nur Khori’ah kelas XI Akuntansi 2, nomor 2 Wahyu Feri Ramadan kelas XI Bodi Otomotif 1, dan nomor 3 Rendy Febrio Putra Nurman kelas XI Bodi Otomotif 1.

Ketiga calon ketua osis tersebut juga terlihat mengenakan pakaian tradisional.

Kepala SMK N Kebasen Prihatin Widiyanto, dalam pembukaan Pilketos menyatakan apresiasi nya terhadap pengurus MPK, pengurus OSIS, dan segenap pihak yang mewujudkan pendidikan berdemokrasi di sekolah.

“Pemilu di era serba digital saat ini mungkin lebih efektif jika memakai aplikasi saja.

Namun yang kita cari bukan hanya itu, kita lebih ingin terlibat dalam interaksi yang terjalin selama proses pembelajaran demokrasi melalui pemilu ketua OSIS ini,” ujarnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (13/9/2019).

Proses pemilihan pun seperti Pileg, Pilkades maupun Pilpres.

Para kandidat berkampanye terbuka di panggung demokrasi menyampaikan visi misinya jika terpilih menjadi ketua OSIS baru.

Pemilih yang terdiri dari guru, karyawan dan para siswa diberi hak bertanya kepada para kandidat yang menambah semarak kampanye tersebut.

Ada yg menyoroti masalah kebersihan sekolah, sarana prasarana sekolah, tanggung jawab sebagai siswa, dan ekstrakurikuler.

Setelah ketiga kandidat menjawab pertanyaan yang ditujukan, baru digelar pemungutan suara.

Disediakan 3 TPS untuk masing2 kelas X, XI, dan XII.

Satu-persatu dari sedikitnya 870 siswa yang mempunyai hak pilih menentukan pilihannya.

Layaknya pemilu di tempat pemungutan suara (TPS), satu persatu dipanggil kemudian diberikan kertas suara, lalu mencoblosnya di bilik suara terbuat dari kardus.

Hasil pemilihan langsung tersebut, terpilih sebagai ketua OSIS adalah nomor 2 Wahyu Feri Ramadan.

Dia berhasil meraih 454 suara, disusul nomor 3 Rendy mendulang 288 suara, dan terakhir 92 suara didulang calon nomor 1 Intan.

Sementara suara tidak sahnya sebanyak 36 suara.

“Dalam pemilihan ketua OSIS periode ini dibuat berbeda dari tahun sebelumnya.

Peran MPK yang biasanya pasif mulai diaktifkan.

Hal ini bertujuan sebagai ajang pembelajaran siswa,” kata Wakhid, pembina OSIS.

Pesta demokrasi sekolah berjalan lancar sampai penghitungan suara.

Setelahnya rangkaian acara reorganisasi ini masih berlanjut hingga pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan bagi anggota OSIS terpilih pada Sabtu, (14/9/2019).

 

admin

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *